Jutaan arah tlah selami
Berbagai gundah coba lalui
Sirnakan asa yang tak pernah goyah
Seolah ragu akan diri
Hanya Allah tujuan…

Semu…
Semua seakan terbirit tinggalkan ronta hati yang kian mendua
Perosokkan diri dalam hitamnya gua
Jiwa yang menginginkan kasih sayangNya

Tuhan… tak bisa hati ini tangisi lagi
Kian terdera jerat derita yang hembuskan rona
Tunjukkan tujuan… Tentukan arah
Agar tiada sesat lewati kerikil tajamnya

Mengapa harus meronta?
Kenapa harus ada ranting gelisah?
Tak cukupkah yakin janjiMu?
Janji yang pasti dan kekal
Nyata adanya…

PadaMu Tuhan
Kusujud menghamba
Tunjukkan jalan
Berikan arah
Bimbinglah… tuntunlah
hambaMu yang lemah…

gubuk indahku, 14 August 2009(18.00)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *