Kenapa aku berubah? Kenapa aku terlalu larut dalam jutaan kesedihan? Kenapa hati belum bisa memaafkan kesalahan diri? Kenapa banyak pertanyaan di diri? Kenapa dan kenapa lagi…
Jadi kepikiran pas ada pertanyaan dari uni endut yang lagi hamil…hehe

Huahh… kayaknya enggak d

Elin kenapa?
Mana elin yang dulu ceria? Elin yang selalu semangat dengan hari2 yang berwarna? Elin yang tak pernah luput tularkan senyum? Kenapa semua seolah hilang? Mana elin? Mana elin yang dulu? Elin yang uni kenal? Apa elin lelah? Terlalu beratkah? Atau sudah letihkah untuk mengemban beban itu sendiri?

“Hihi..uni ngomong apa?”…

Meski elin yang dari dulu selalu banyak diam dan tak banyak bicara.Tapi, keceriaan terpancar dari mata dan hati elin. Uni lihat itu yang sekarang tak ada. Mata elin terlalu sulit untuk berbohong. Pancaran mata elin mulai redup. Meski keceriaan selalu ingin elin tampakkan. Namun sorot mata tak bisa membohongi uni…
“Emang gtu ya ni?”… ah uni ini lagi latihan nyastra ya? hehe…

Hati mulai bertanya, karena pertanyaan2 uni mel..
Kenapa?
Ada apa ini? Uni mel yang selalu menceritakan mimpi2nya padaku setiap hari mengajukan pertanyaan yang bertubi2. Disaat aku minta diceritakan mimpinya yang semalam. Uni Mel malah berbalik arah menyerangku. Uni Mel yang selalu senang berbagi mimpinya denganku. Mimpinya yang aneh dan lucu2.
Membuatku sempat berpikir. Kenapa uni Mel berpikiran seperti itu? Apa yang hilang dari diri ini?….

Ya Allah, semoga tidak ada yang berubah pada diriku. Semoga pertanyaan2 yang dilontarkan ni Mel hanya sebagai bentuk sayangnya padaku. Adiknya. Semoga semua itu keliru, hanya wujud perhatiannya padaku.

Ya Allah… semoga tak ada yang salah dari ku. Tidak ada yang berubah padaku. Mungkin saat ini, saat aku sedang melalui episode kehidupan yang lain. Saat aku mendapatkan lembaran ujian yang harus kujalani. Episode baru yang tentunya akan semakin menantang buatku.
Aku masih hambaMu yang dulu. Yang selalu merindu kasih sayangMu. Yang selalu mendambakan cintaMu. Hanya satu yang hamba takutkan. Yaitu Engkau pergi menjauh dariku…

Semoga episode kehidupan yang sedang kulalui, berakhir dengan keindahan dan keMaha AgunganMu… Hanya pertolongan Mu, Ya Allah… Ya Rahman Ya Rahim…

mulai deh..sucengh…

Ini Aku… Semangadhh… Ayyoo…

mungkin kemaren karena lagi sakit. ya iya…
Ayoo.. Chaiyooo.. Ganbatte… Allahuakbar!!!

hehhee^_^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *