Ratih, Mecha, Mesa^_^

“Semut yang kecil saja diberikan rezeki oleh Allah, kenapa kita yang niatnya baik untuk ibadah takut dalam melanjutkan ke jenjang hidup berikutnya, karena khawatir tidak punya harta?”, tanya seorang sahabat dari balik telepon

“Ku kira bukan hanya itu alasannya. Aku ga tahu persis, mungkin juga itu salah satunya. Kutahu, dia memiliki cita2 untuk membahagiakan Ibu dan keluarganya. Dia pastinya sudah memiliki beberapa rencana ke depan. Yang mungkin belum kutahu.”

“Ya… ini pendapat ratih aja. Kalo itu masalahnya, ya mau gimana lagi. Yang pasti apakah dia bisa meyakinkan kalo memang janjinya akan ditepati…”, tanya ratih lagi

Kembali kuceritakan tentang cerita sebelumnya, mungkin ratih lupa…

“Kupikir sesuatu yang membutuhkan pengorbanan itu akan berasa lebih indah dan baik nantinya. Mudah2an Allah menjaga perasaanku padanya dan begitu pun sebaliknya. Semoga dia bisa selalu meyakinkanku akan janjinya. Meski sebenarnya aku justru ingin menjadi seseorang tempat dia berbagi dalam menjalani hari-harinya yang beraneka warna. Karena segala sesuatunya akan lebih mudah dipikul berdua. Dibandingkan sekarang, aku bingung mau memberikan support, kuragu. Langkahku menjadi sedikit ragu, gak tahu apa karena ku malu karena posisiku yang belum jelas di hatinya. Seperti apakah aku baginya. Tapi, nanti kucoba komunikasikan seperti yang ratih sarankan.

Aku cuman bisa berdoa tih. Dan hanya bisa terus berdoa, semoga Allah mempersatukan dengan caranya yang lebih indah. Akan menikmati hasil ini karena melalui jalan yang panjang dan perjuangan yang berat. Aku senang. Kupikir, jika membeli suatu barang di pasar dengan cara yang gampang mendapatkannya. Maka barang tersebut akan menjadi barang yang biasa saja bagi kita, tak ada istimewanya.

Tapi, jika kita memperoleh barang yang kita beli itu dengan cara yang sangat susah payah dan banyak pengorbanan untuk mendapatkannya, maka itulah terasa keindahan dan nilainya yang tak terhingga bagi kita nantinya. Akan lebih berusaha untuk menjaganya…

Doain aja ya sobat… aku butuh doamu. Doa yang bisa memudahkan jalanku nanti. Semoga ujiannya tidak terlalu berat, dan masih bisa aku atasi bersamanya. Doakan yaah… hee… bilang ke mama ratih juga sekalian. Ntar kalo kita jodoh elin main ke cikampek deh… hehe… dari dulu janji2 aja ya… he”


Panjang ceritaku dengan ratih sang sohib semasa kuliah. Semoga apa-apa yang telah kau berikan masukan padaku bisa kujalani. Doakan yaa….. miss u ma frend ^_^, mudah2an ntar ketemu lagi ya..

Salam Buat Mecha… Miz U all My bes fen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *