Lupa satu postingan lagi. Mikir2…. narok dimana ya postingannya???
Eh, ternyata nyangkut. Baru nyadar kalo hari ini adalah hari terakhir bisa ngeblog, besok ga bisa lagi. Pokonya targetku bisa tercapai (ga mau kalah donk..^_^, piss broW) dan kalo ada yang pas ngebaca blog ini, trus ngerasa tulisannya maksa, tolonglah dipaksakan ngebacanya..haha…. (maksudnya apa??:D). Mana tulisannya berlepotan… Mohon di lap aja yah, pake tissue…:)

Ceritanya gini,
Selesai monev di kelas. Ada pengajian di ruang delapan dua. Pengajian rutin yang biasanya dilaksanain 1 kali seminggu. Awalnya pas dengerin pengajiannya cuman denger2 sekilas. Pengajiannya bagus, tapi tergolong keras. Tinggal kita pinter2 memilahnya.

Saat diakhir2 materi. Ternyata jadi seru juga nih cerita sang ustadz. Ustadznya menceritakan pengalaman hidupnya dalam berumah tangga. Mulai dari modal pernikahannya sampe pada rezeki yang datang bertubi2 setiap kelahiran anaknya.

Subhanallah… Pengalaman hidup si Ustadz mulai dari keberanian untuk nikah, hanya dengan modal yakin akan bantuan Allah. Dan Rezeki dari Allah untuk manusia tidak akan tertukar dengan rezeki2 manusia yang lainnya. Setiap kita sudah dicurahkan rezeki yang tak terhingga dari Allah. Hanya saja, fenomena sekarang, manusia dibuat takut dengan kesulitan rezeki dalam mengarungi kehidupan rumah tangga.
Yang jelas kita hanya bisa selalu berdoa, semoga Allah memudahkan rezeki dan jalannya…
Wallahu’alam…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *