Isi pengajian yang kudapat di sekolah tadi betul2 bisa membuat ku semakin yakin dengan jalan yang diberikan oleh Allah swt…

Semakin berpendidikan seseorang maka seharusnya semakin tinggilah keyakinannya akan rezeki dan nikmat Allah. Orang yang dikatakan kayajika ia merasa cukup dengan apa yang diberikan oleh Allah
Ya… merasa cukup itu yang penting…
Bagi seseorang yang memiliki gaji 10 jt perbulan, merasa tidak cukup untuk menyekolahkan anak2nya, untuk keperluan kesehariannya. Dia merasakan masih belum cukup. Nah ini tidak dikatakan kaya, tapi miskin..
Namun, bagi seseorang yang hanya memiliki gaji 1 jt perbulan. Tapi selalu merasa cukup untuk biaya hidup dan sekolah anak2nya. Maka, dia dikatakan kaya..

Jadi teringat kata2 Ibu.
“Nak, kalo dihitung secara matematika. Gaji mama dan papa gak bakal cukup seharusnya buat menyekolahkan anak dan membiayai hidup serta beli ini dan itu. Tapi coba lihat, Semuanya serba dicukupkan oleh Allah. Uang yang kita punya tidak berkurang dan juga tidak lebih. Tapi cukup. Cukup untuk sekolah, cukup untuk hidup, dan cukup untuk membeli sesuatu yang pokok dan urgen. Karena Allahlah yang mencukupkan”…

Iya… betul juga. Hanya dengan merasa bahwa segala sesuatu yang kita miliki adalah nikmat dari Allah, dan kita merasakan cukup dengan apa yang telah diberiNya. Kita bersyukur padaNya. Pastilah Allah akan memberikan sesuatu yang lebih dan tak pernah kita duga.

Setan selalu membisik2an dan menghasut manusia dari segala penjuru (360 derajat kalo istilah matematikanya). Menghasut dan membisik2an kita pada ketakutan akan kefakiran dan kemiskinan.

Termasuk pemerintah juga telah melakukan hasutan pada masyarakat ramai, dengan menakut2i masyarakat yang mau menjalankan ibadah menikah untuk memmenuhi separo diennya…
Fenomena takut tidak punya uang/ tidak berkecukupan setelah menikah
Fenomena takut memiliki anak yang lebih dari dua (program KB dari pemerintah). Padahal setiap anak masing2 punya rezekinya.

Jika telah memiliki niat menikah karena Allah, berumahtangga karena Allah, dan memiliki anak karena Allah, maka Allah lah sebaik2 penolong….

“Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir), sedang Allah menjanjikan untukmu ampunan dari padaNya dan karunia. Dan Allah maha luas (karuniaNya) lagi maha mengetahui.” (Q.S. Al Baqarah :268)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *