a self reflection
Kakek berkata, hargai istrimu sebagaimana engkau menghargai ibumu, sebab istrimu juga seorang ibu dari anak-anakmu.

Jika marah boleh tidak berbicara dengan istrimu, tapi jangan bertengkar/ bersikap kasar dengannya (membentaknya, mengatainya, memukulnya)

Jantung rumah adalah seorang istri. Jika hati istrimu tidak bahagia, maka seisi rumah akan tampak seperti neraka (tidak ada canda tawa, manja, perhatian). Maka sayangi istrimu agar dia bahagia dan engkau akan merasa seperti di surga.

Besar atau kecil gajimu, seorang istri tetap ingin  diperhatikan. Dengan begitu maka istrimu akan selalu menyambutmu pulang dengan kasih sayang.

2 orang yang tinggal satu atap (menikah) tidak perlu genggsi bertingkah, siapa menang siapa kalah. Karena keduanya bukan untuk bertanding, melainkan teman hidup selamanya.

Di luar banyak wanita idaman yang melebihi istrimu. Namun mereka mencintaimu atas dasar apa yang kamu punya sekarang, bukan apa adanya dirimu. Saat kamu menemukan masa sulit, maka wanita tersebut akan meninggalkanmu dan punya pria idaman lain di belakangmu.

Banyak istri yang baik. Tapi di luar sana banyak pria yang ingin mempunyai istri yang baik dan mereka tidak mendapatkannya. Mereka akan menawarkan perlindungan pada istrimu. Maka jangan biarkan istrimu meninggalkan rumah karena kesedihan. Sebab ia akan sulit sekali untuk kembali… 🙁

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *