1 tahun yang lalu, tepatnya tanggal 15 September ini…hari yang tak bisa dilupakan, yaitu disaat berangkat bersama suami tercinta untuk merantau ke negeri Jawa (ceilah, bahasanya…. ƪ(‾ε‾“)ʃ , biar lebih menggugah…hehehe)…
Disaat harus meninggalkan kampung halaman, pergi bersama harapan dan cita untuk mengais ilmu dan rezeki di negeri orang. Meninggalkan sanak keluarga, ibu dan ayah yang telah membesarkan dan menjaga selama +- 25 tahun…
Di mobil menuju bandara perasaan campur aduk. Antara percaya dan tidak, seseorang yang sekarang tengah duduk disebelahku adalah seorang lelaki yang sangat kudambakan dari sejak pertama dia mengucapkan ingin menikahiku… Syukur yang tiada terkira….ingin melihat raut wajahnya, namun jantung sudah dag dig dug kencang gak karuan… Alhasil cuman lirikan yang bisa dilakukan… Genggaman erat tangan lelaki itu menentramkan hati yang tengah galau antara sedih dan bahagia…
Ya اَللّهُ…terima kasih Kau telah berikan akhir yang sangat indah di awal perjalananku bersama sang nahkoda. Berlayar bersama mengarungi biduk rumah tangga… Terangilah rumah tangga kami dengan ketenangan, keberkahan dan kebahagiaan dari Mu… Karuniakanlah kami putra putri yang menyejukkan hati membahagiakan orang tua dan berguna….

Dan kantuk pun mulai datang…. Maklum, baru selesai dari kesibukan menjadi raja dan ratu sehari di kampung…. Rentetan pesta yang sangat melelahkan…(︶﹏︶)
Akhirnya kami pun terlelap hingga akhirnya sampai di tujuan. Kota padang, Bandara Internasional Minangkabau…slamat tinggal negeri kelahiranku…sampai ketemu lagi di lain waktu… Hëhëhëhë

Note: ternyata tulisan ini udah lama dibikin tp lupa dipublish…😊

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *