Bismillah…
Nak, saat ini adalah saat-saat kami begitu merindukan kehadiranmu..
Saat dimana kami telah terngiang-ngiang akan suara dan tangismu.
Namun, engkau masih belum ada di dunia ini..
Hanya kami… Ayah dan Bunda mu yang selalu menantikan sosok mungilmu diantara kami…
Nak, begitu banyak harapan dan impian kami dalam menyambut kehadiranmu…
Hingga kami tak ingin menyambutmu dalam keadaan yang tak bisa membahagiakanmu kelak..
Namun, dirumah yang kecil ini. Yang Ayah belikan untuk kita…untuk belajar dan bermain denganmu…
Nak, apa kamu tahu? Hari ini hampir 2 tahun Ayah dan bunda menikah… Namun, engkau masih malu-malu untuk datang ke rumah ini. Rumah yang telah siap dalam menyambut kedatanganmu.
Tapi, kamu tahu tidak, nak?
Kata ayah, dia tak ingin membawamu keluar rumah dengan sepeda motor. Kata ayah, dia hanya ingin membawamu berjalan-jalan dengan kendaraan yang beratap di atasnya. Agar engkau tak kepanasan dan kehujanan. Mungkin karena itu engkau belum hadir dalam hidup kami…
Dan kau juga tahu? Semester ini adalah semester terakhir ayah dalam menyelesaikan kuliahnya di UI. Kamu sangat bangga bukan? Memiliki seorang ayah yang kuliah di universitas ternama?
Mungkin karena hal itu juga kau belum hadir disini. Tapi apa kamu tak ingin menghadiri yudisium Ayah nanti, sayang?
Kita akan memberi ayah semangat… dan tentunya doa agar selalu diberikan kemudahan dan rezeki yang berkah…
Kamu pasti akan bahagia…ya kan?
Anakku sayang, berikanlah bunda ketukan sayang darimu di saat engkau telah siap hadir ditengah-tengah Ayah dan Bunda. Karena bunda sulit untuk tahu akan hadirnya dirimu. Disetiap tes untuk mengetahui keberadaan dirimu, yang bunda dapat selalu negatif. Meskipun dahulu kakakmu sebelumnya pernah ada…
Nak, bunda berharap kamu bisa memegang bunda kuat didalam rahim. Buatlah pondasi yang kuat dan indah rumahmu disana. Cengkeram kuat ya sayang, bunda akan membantumu agar bisa berkembang hingga engkau terlahir kedunia.
Sayang, mungkin saat ini engkau masih berada di syurga. Mungkin engkau masih bisa bermain-main dengan para nabi dan rasul. Doakan kami selalu ya sayang. Ayah dan bundamu. Agar bisa berjalan menuju syurga…
Kami sayang kamu, nak..
Love you…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *