Lingkungan tempat kita tinggal dapat menimbulkan potensi bahaya yang terkadang tidak kita sadari. Hampir sebagian besar anak-anak ingin memasukkan apapun benda-benda kecil di sekitarnya ke dalam mulutnya. Anak-anak terus mengeksplorasi dunia mereka dengan mulutnya, bahkan jika itu tidak terasa enak sekalipun. Untuk itu cobalah kita hendaknya memastikan kesekeliling tempat anak bermain, lalu pastikan tidak ada benda-benda yang dapat menyebabkan mereka tersedak, tercekik, atau cedera terkena benda tajam atau benda tumpul.

Anak-anak yang sudah dapat membuka pintu dan laci, memisahkan barang-barang, dan membuka botol dengan mudah membuat kita sebagai orang tua lebih ekstra was-was ya. Jadi kita harus menggunakan kotak pengaman atau tempat yang aman pada semua obat-obatan dan produk rumah tangga yang beracun dari jangkauan anak-anak. Pastikan untuk menyimpan semua produk dan obat-obatan rumah tangga tersebut jauh dari pandangan dan jangkauan mereka. Jangan pernah menyimpan pembersih lantai di botol air mineral yang biasa digunakan untuk minum misalkan. Selalu simpan semua produk cairan pembersih atau sabun tersebut di wadah aslinya.
Berikut ini bunda mencoba untuk merangkum dari beberapa sumber sejumlah tips yang harus diikuti untuk menjaga agar anak-anak tetap aman di lingkungan tempat mereka bermain dan beraktifitas.
1.       Jauhkan dari jangkauan mereka semua objek kecil yang lebih kecil dari 1 1/2 inci, benda-benda kecil yang lebih kecil dari bola golf atau yang bisa masuk melalui gulungan kertas toilet.
2.       Jauhkan benda apa pun yang berisiko menyebabkan anak tersedak seperti tali, kabel, atau mainan yang memiliki string panjang yang lebih panjang dari 4 inci.
3.       Klasifikasikan beberapa mainan dapat dimainkan dengan hanya pengawasan saja.
4.       Pakaian juga dapat menimbulkan bahaya yang mencekik juga seperti handuk mandi, dasi, ikat pinggang, perhiasan & syal.
5.       Gunakan penutup pengaman pada kabel listrik
6.       Periksa semua furnitur, mainan & barang-barang lain jika ada bagian-bagian yang longgar.
7.       Amankan perabot atau barang-barang lainnya yang bisa mengakibatkan bahaya pada anak-anak.
8.       Jauhkan semua benda pecah belah dari rak dan jauhkan benda bahaya apapun jika berpotensi bisa membuat anak cedera.
9.       Menggunakan pagar untuk membatasi anak agar tidak naik melalui tangga sendiri, atau ke area yang berbahaya seperti dapur misalkan.
Pertimbangan umum lainnya untuk anak kecil yang masih dalam tahap merangkak adalah menjaga mereka dari benda  yang tidak aman misalkan menggunakan alat pengaman di lemari atau laci. Menutupi semua furnitur yang memiliki tepi tajam dan bagian atas meja atau sudut lantai.
Untuk mencegah anak terjatuh ke tempat yang tidak aman, sebaiknya kita mengunci pintu ke area yang berbahaya tersebut. Bisa menggunakan gerbang di tangga dan memasang pelindung pada jendela.

Beberapa pandangan lain tentang memperhatikan keselamatan dan kemanan anak dalam kehidupan sehari-hari yang biasanya sering terabaikan oleh kita sebagai orang tua:
 

A. BERHUBUNGAN DENGAN PERABOTAN DI RUMAH
Menjauhkan perabotan tajam dari kamar anak-anak bermain dan tidur. Pada usia belajar jalan anak akan berjalan dengan baik dan mulai memanjat, melompat, dan berlari juga. Kursi yang diletakkan di sebelah meja dapur, meja, atau jendela memungkinkan anak untuk naik ke tempat yang sangat tinggi. Kita harus ingat, bahwa anak tidak mengerti apa yang berbahaya bagi diri mereka.
B. BERHUBUNGAN DENGAN AIR
Anak-anak balita biasanya juga sangat suka bermain di air biasanya. Sebaiknya kita tidak meninggalkan anak di dalam atau di dekat bak mandi, ember air, kolam rendam atau kolam renang, atau air lainnya, bahkan untuk sesaat. Tutup pintu kamar mandi. Meskipun anak mengetahui cara berenang sekalipun tidak berarti anak kita akan aman berada di dekat kolam atau air.
Jika di rumah memiliki kolam renang, pagar di semua 4 sisi dengan pagar setidaknya 4 kaki tinggi, dan pastikan gerbangnya menyendiri. Sebagian besar anak-anak tenggelam ketika mereka keluar dari rumah dan jatuh ke dalam kolam yang tidak dipagari dari rumah.
C. BERHUBUNGAN DENGAN API
Dapur adalah tempat yang berbahaya bagi anak-anak, selama kita mempersiapkan makanan. Sebaiknya  kita juga menjauhkan anak dari dapur saat memasak. Anak-anak yang sedang belajar berjalan akan mengambil apa saja yang bisa berbahaya bagi mereka.
D. BERHUBUNGAN DENGAN KENDARAAN
Menggunakan kursi pengaman mobil menggunakan mobil bersama anak. Semua bayi dan balita harus menggunakan kursi pengaman mobil yang menghadap ke belakang selama mungkin, sampai mereka mencapai berat atau tinggi tertinggi yang diizinkan oleh produsen kursi keselamatan mobil.
Jangan tinggalkan anak sendirian di dalam atau di sekitar mobil. Jaga kendaraan dan bagasinya terkunci ketika berkendaraan.
Nah, untuk hal ini. Di rumah kita sendiri yang sedang ada dua balita aktif, membuat kita memilih untuk tidak banyak benda-benda aneh-aneh. Rumah sedemikian rupa di buat seminimialis dan seaman mungkin dari yang membahayakan anak. Lebih kurang sudah jadi seperti tempat taman bermain mereka karena lebih banyak mainan dan peralatan untuk kebutuhan mereka. Yang paling penting juga kita juga butuh melatih melatih practical life skill anak untuk bisa paham dengan benda-benda sehari-hari di rumah ya. Jadi membiasakan anak paham mana yang bahaya dan mana yang tidak itu juga perlu. Bukan semata-mata hanya di jauhkan dengan benda yang berbahaya saja. Tapi juga sekaligus diberikan pemahaman dan latihan untuk menggunakannya sebaik mungkin, jika memang benda-benda tersebut yang nanti banyak akan mereka gunakan sehari-hari. Seperti menggunakan gelas atau piring saat makan. Meski semuanya butuh proses dan waktu ya.

Sumber:



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *