Jika saya mendapatkan hadiah uang sebesar 100juta. Apa yang akan saya lakukan?

Hm…uang ini terlihat memiliki nominal yang cukup banyak, akan tetapi akan terlihat kecil jika kita membuat daftar kebutuhan hidup sehari-hari ditambah dengan biaya pendidikan anak yang pada saat sekarang tidaklah murah. Jika ingin mendapatkan fasilitas dan lingkungan sekolah yang sedikti sesuai dengan keinginan kita, mungkin harus siap membayar uang sekolah yang cukup besar juga. Meski bukan berarti sekolah yang mahal akan selalu bagus. 

Jadi, jika mendapatkan uang segitu. Sebagian besar ingin saya investasikan. Investasi untuk pendidikan anak, untuk tabungan darurat dan lainnya. Investasi untuk tabungan sebagai dana darurat berarti menabung jangka pendek Yang uangnya tidak dalam bentuk solid, biar jika sewaktu-waktu dibutuhkan bisa saya cairkan dengan segera.
Untuk tabungan pendidikan anak saya lebih cenderung menabungkannya dalam bentuk saham.

Separo dari uang yang tadi saya dapatkan akan saya gunakan untuk menabung haji, mengajak anak-jalan-jalan untuk hiburan sejenak dan disedekahkan karena harus dikeluarkan hak orang lain dari uang yang kita dapatkan.

Kenapa sih, saya lebih memilih untuk menginvestasikan dana dari yang saya dapatkan? Jika bisa semuanya sih inginnya saya investasikan semua. Karena dengan menabungkannya dalam bentuk saham. Uang yang ada tidak habis dengan sia-sia. Coba kalo kita pikir lebih dalam, biasanya yang namanya manusia jika ada sedikit uang berlebih. Pasti langsung ingat akan banyaknya kebutuhan yang ingin kita penuhi. Meski terkadang kita gak butuh-butuh amat. Tapi mendadak rasanya jadi butuh. Akan tetapi jika memang kebutuhan pokok sepeti membeli makanan atau kebutuhan primer yang lain yang tidak bisa kita penuhi. Maka saya akan penuhi hal itu terlebih dahulu. Tapi jika tidak ada yang rasanya kebutuhan pokok yang kurang. Jadilah mending ditabungkan.

Misal, ketika gak ada uang. Kita merasa kebutuhan hidup sudah cukup. Menggunakan bedak dari Toko kosmetik biasa rasanya sudah cukup. Namun ketika ada sedikit uang berlebih, mulailah ada keinginan untuk membeli produk yang lebih mahal dan lebih bagus menurut kita.

Terlalu pelit sama diri sendiri gak sih? Gak juga harusnya jika kita dapat menempatan pada porsi yang sesuai. Jika memang dibutuhkan perawatan lebih, dan ada post uang yang bisa digunakan ya silakan.
Dengan cara menabung investasi, kita bisa menggunakan keuntungan yang sudah kita dapatkan untuk membeli keperluan tersebut. Tinggal kita tentukan berapa persen dari keuntungan yang kita dapatkan itu per bulannya. Jadi uang yang kita investasikan tetap utuh. Keuntungannya kita gunakan seperlunyanjika memang butuh atau tabungkan kembali untuk diputarkan lagi.

Karena maraknya sosial media dan tingginya gaya hidup orang karenanya, menuntut banyak orang untuk bisa tetap bergaya meski dengan dana pas-pasan. Jadi mending punya uang banyak dan bisa menabung banyak dan tidak mengikuti gaya hidup yang berlebihan. Ini menurut pendapat saya pribadi ya. Semoga ada manfaatnya…:)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *