Selamat Pagi. Selamat berbelanja. Begitu sambutan pas masuk ke dalam supermarket yang hampir tiap minggu kami kunjungi untuk berbelanja bahan makanan mingguan.

“Ibu, ikutan Lomba Masak Keluarga yuk”

“Buat meramaikan, pasti seru nanti masak sama bapak dan anak-anak”

Salah seorang kasir supermarket yang sudah sangat kenal dengan wajah kami itu pun menawarkan untuk ikutan lomba memasak keluarga. Peserta lomba harus ada Ibu, Bapak dan anak.

Aku yang emang hobi doang masak, tapi gak mahir-mahir amat. Mulai tertarik dengan mata yang berbinar-binar. Lalu diambillah selebaran untuk perlombaan dan mengiyakan ajakan sang kasir.

“Nanti kami hubungi lagi ya bu menjelang hari H akan kami pastikan kembali dengan menelepon ibu dan menjelaskan mekanisme perlombaannya”

“Oke , baiklah”

Begitulah ceritanya hingga kita nyasar ikut ke perlombaan masak ini yang ternyata pesertanya super duper jago dan niat masak..haha. Jadilah kita menganggap ini sebagai ajang piknik keluarga yang memang pastinya setiap minggu kita bakalan tetep main kesini juga ya. Hehehe

Kakak yang lelah setelah menyelesaikan tugas

Jadi memang sejak bunda tidak bisa lagi berbelanja ke warung sayur terdekat rumah dengan menenteng belanjaan plus anak dua. Akhirnya dua tahun terakhir kita memutuskan berbelanja bahan makanan secara mingguan (Jangan tanyakan soal gak mendukung penjualan para petani lokal ya..hehee, atau gak memakmurkan penjual sayuran kecil dong ya???). Haha, bakalan panjang penjelasannya yang gak usah kita bahas disini. Yang jelas berbelanja di supermarket yang kita pilih ini juga dengan segala macam pertimbangan baik dari segi waktu dan tenaga. Dan bahan-bahan yang dijual disini juga masih berasal dari petani lokal. Hanya saja memang tidak ikut berpartisipasi mensejahterakan para penual sayur keliling atau kecil jadinya. Namun masih banyak cara untuk bisa tetap berbagi dengan mereka.

Dan akhirnya kita pulang tanpa menghiraukan menang atau kalah. Menenteng goodie bag bersisikan minyak, gula dan sembako lainnya karena telah ikut memeriahkan acara lomba. Plus sekantong goodie bag lagi berkat adha yang berhasil menjawab pertanyaan kuis dari MC acara. Alhamdulillah, pengalaman yang sangat berharga dan berarti minggu ini. Karena bunda melihat antusias adha membantu mengupas bawang sambil menggendong qeena. Warbiyasaa adha… akhirnya ikut merasakan ke dapur bersama anak meski berakhir dengan usiran halus dari bunda.

“Sudah, adha ke mobil aja sama qeena”

“Berat adha, biar bunda aja….”

“Sepertinya kita bisa lebih cepat menyelesaikan perlombaan ini kalo Qeena diajak main sama Adha”, sambil nyengir kuda. Hehehhh..

Ini hasil karya kitaa..tadaaa.
Inilah hasil karya kita berempat…tadaaaa

Noted: Perlombaan yang luar biasa udah kayak master chef ini, harus melakukan belanja dengan nominal maksimal 50rebo untuk bikin 3 jenis makanan utama. Buset, kaget gakk.. dengan duit segitu disuruh belanja disuperindo yang you know lah gimana cara berhematnya buat bikin makanan terbaik ala kita dengan bahan utama ikan dori…. Haha. Pengalaman berharga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *