Hai, halo… Bazar buku import terbesar di dunia bulan ini datang lagi. Kali ini bunda ikut ambil bagian ingin mereview BBW di tahun 2019 ini dari segi kacamata bunda yai. Setelah mengikuti BBW dari tahun 2016. Sepertinya banyak hal yang berbeda bunda rasakan di tahun ini.

Kemarin kita sekeluarga datang ke BBW pada hari minggu sehabis shalat maghrib dan makan malam dulu di AEON Mall BSD. Dih, gaya bet ya. Makan doang ke aeon. Wkwk. Kita pilih disini makan biar bs sekalian sholat maghrib dan bersih-bersih, karena udah seharian jalan sama anak-anak. Berharap energi dan tenaga anak-anak kembali terisi setelah seharian muter-muter nemenin acara bunda dan adha. Dengan sangat gembira dan excited karena ini hal yang sangat dinanti kakak dari pagi.

“Kakak mau ke bookstore…”

Baru Nyampee..

Awal kita masuk ke kawasan ICE, BSD City, tidak ada antrian mobil saat masuk. Namun di parkiran mobil masih sangat banyak, yang menandakan masih banyak orang di dalam gedung sedang berburu buku.

Berbekalkan stroller biar dedek gak capek dan bisa duduk anteng selama hunting buku.  Suasana masih cukup rame dengan pengunjung yang lalu lalang. Saat itu sekitar pukul 07.00-an malam. Saat di depan pintu gerbang sudah ada trolly kosong yang menyambut kami. Langsung lah kakak  yang jalan dari parkiran dinaikkan ke tempat duduk di trolly. Gak jauh dari sana banyak trolly berjejer rapi yang siap diambil pengunjung agar bisa leluasa dan tidak perlu menenteng bukunya saat berbelanja. Jadi, pertama yang terlihat adalah trollynya lebih banyak dari tahun sebelumnya, begitu juga untuk keranjang belanja (walking basket). Gak sebanyak pada saat tahun 2017 lalu saat terakhir ke sana (jadi tahun kemaren, 2018, kita skip ke BBW ya. Karena berbagai pertimbangan)..

Kedua, Suasana malam yang sangat adem gak bikin kita gerah. Pengunjung tidak terlalu dempet-dempetan yang bikin sesak. Kita masih leluasa untuk berjalan dan memilah-milah buku.

Sok gaya banget dekk…hehe

Meski kadang sesekali bertemu adu dengan pengunjung yang saking semangatnya berbelanja dan gak memperhatikan keberadaan trolly saat berjalan. Karena mata tertuju ke tumukan buku-buku yang hendak dicari.

Ketiga, penataan buku yang lebih rapi dan lebih teratur. Meski masih ada buku-buku yang tidak pada tempat groupnya. Tapi masih jauh lebih tertata dari tahun-tahun sebelumnya. Untuk kelengkapan bukunya bunda rasa jauh lebih lengkap dan lumayan banyak yang terlihat dari sekian jenis buku yang hendak kita cari, meski bunda gak tahu semua jenis buku yang dipajang secara keseluruhan karena sangat beragam. Dari 60 jutaan jenis buku yang terpajang disana. Kita hanyak melirik buku untuk anak-anak.

Foto diambil dr web mamaben-bani.com

Keempat, adanya spot untuk costumer sevice di setiap titik tengah-tengah group buku. Mempermudahkan pengunjung untuk bertanya dan mendapatkan informasi untuk pencarian buku. Pencarian pun sudah secara digital dan dikomputerasi, jadi akan sangat lebih mudah utnuk menemukan buku yang kita inginkan.

Kelima, saat mengantri di kasir kami tidak membutuhkan waktu yang lama. Tidak menunggu sama sekali. Ada banyak kasir yang mengangkat pengumuman bahwa ditempatnya sedang tidak ada antrian. Ini sangat menyenangkan sekali dibanding tahun-tahun sebelumnya yang kami meskipun sudah berada di jalur fasttrack, tetap mengalami antrian yang cukup panjang saat itu. hehe.

Ini antrian kasir beli apa kak??

Keenam, BBW yang sudah-sudah memang memberikan sudut food court buat pengunjung yang hendak mengisi kampung tengahnya. Namun kali ini, bunda juga melihat ada playground anak-anak untuk bermain sambil menunggu orang tuanya berbelanja buku. Tempatnya yang lumayan nyaman buat anak-anak dengan banyak mainan dan balon playground membuat anak pasti tidak akan bosan menunggu lama. Ini bisa menjadi pilihan bagi para ibu untuk yang membawa anak-anak atau untuk anak yang tidak betah mengikuti ortunya berkeliling lama.

Pic diambil dr web mamaben-bani.com
berhubung lupa poto2 ini kemaren😅

Namun kami tidak menggunakan fasilitas playground ini, karena qeena cukup anteng dengan buku yang kita berikan padanya di sepanjang perjalanan memutari lautan buku. Jadi, kami tidak tahu apakah fasilits ini berbayar atau tidak. Qeena bisa bertahan membaca dan melihat gambar-gambar di buku sambil duduk di stroller. ini sangat mengagumkan. haha. Karena biasanya pasti minta turun dan berlari ke sana kemari. Anak yang biasanya ingin tahunya tinggi dan aktif berlari kesana kemari ini memang biasanya di rumah bisa duduk dengan tenang jika diberikan buku yang dia sukai. Oh iya satu lagi denger kabar disini juga ada spot buat pijet ya, kali aja capek habis berbelanja atau buat bapak-bapak sambil menunggu ibu-ibubya berbelanja juga bisa.

Berdasarkan informasi yang bunda dapatkan. Ruangan BBW kali ini juga lebih luas dari BBW-BBW sebelumnya. yaitu menggunakan 3 hall di ICE. Barangkali ini juga yang membuat suasana saat kami datang tidak begitu berdesakan. Jauh lebih nyaman.

Bagi pengunjung yang menggunakan transportasi umum juga tidak perlu khawatir ya. Selain bisa menggunakan ojek online ke lokasi BBW ini. Ada kabar gembira juga, yaitu ada transportasi khusus berupa bus dari terminal hingga ke lokasi yang menjemput penumpang setiap 10 menit sekali. Sangat membantu sekali ya.

Buku-buku yang terlihat kemaren lebih banyak yang masih terbungkus rapi dan kondisi yang masih sangat oke sekali. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Buku-buku yang kami dapatkan lumayan banyak yang tanpa cover plastik lagi.

Beroperasi dr jam 10.00 hingga 22.00 wib. (sumber: Instagram BBW Official.)

Adapun masukan dan kekurangannya yang saya jadikan sebagai kritik dan saran untuk BBW ke depan adalah. Judul pengelompokan buku tidak begitu terlihat saat kita memasuki gedung. Kalo dulu sekitar tahun 2016. di langit-langit ICE ada info untuk jenis buku yang ada di bawahnya. Tapi ini tidak begitu masalah karena ada peta denah lokasi (cuma sebaiknya juga diberi tambahan denah lokasi toilet(. Karena beberapa pengunjung terdengar bertanya mencari posisi toilet. Selebihnya udah oke semua. Semoga ke depan Lebih baik dan lebih banyak lagi buku-buku yang bagus. Antusias dari tahun ke tahun untuk berburu buku disini sudah menandakan semakin meningkatnya minat baca kita orang indonesia. Meskipun harga buku di BBW indonesia masih tergolong lebih mahal dibandingkan BBW di luar seperti KL misalnya (banyak banget pembahasan tentang ini ya). Tapi saya tetap mendukung BBW Book sale dari tahun ke tahun diindonesia. Karena untuk sengaja membeli buku ke malaysia, belum ongkos, belum lagi penginapan dan jajannya disana tetep aja disayangkan duitnya ya. haha. Kecuali kalo memang sambil menyelam minum air misalkan sambil liburan ya. Beda cerita lagi. Karena memang bunda lebih suka berbelanja buku itu secara langsung dan bisa memilah bukunya sesuai kebutuhan sendiri. Buku yang dijual di bbw ini lumayan lebih murah dari harga seharusnya ya. Jadi gak kecewa juga dapet harga segitu buat beli buku. Buku-buku import yang hargany 400-500ribu dijual dengan harga 75-150ribu. Relatif lebih murah juga kan ya.

Dari ig bbw official.id

Sekian reviewnya kali ini tentang BBW. Semoga bermanfaat dan siapapun yang mengunjungi BBW dan hendak berkunjung. Jangan lupa tips n trik anda sebelum kesana ya. Bazar buku ini akan buka selalu selama 24 jam selama sepuluh hari dari tanggal 1-11 Maret 2019. Semoga hasil review ini bisa membantu. Jika butuh lrbih banyak informasinya silakan kunjungi webnya langsung di
www.bigbadwolfbooks.com/id atau via instagramnya.

Tips dari bunda

Tentukan buku yang kita/anak butuhkan sebelum membeli dari rumah. Agar tidak kalap saat berbelanja dan hanya membeli sesuai kebutuhan. Yang perlu diingat, “BBW itu akan ada tiap tahun, jadi gak usah beli buku buat anak kita SD atau buku untuk SMP nanti malah..ahahah ”, misalkan. Saking kalapnya melihat buku-buku yang bagus dan menarik. Sedangkan kita atau anak belum membutuhkannya.

Seperti kakak yang sedang menginginkan buku tentang solar system dan organ system. Ya kita cukup kumpulkan buku yang kita dapatkan seputar itu. Perlu diketahui juga untuk satu judul/ jenis buku akan banyak sekali jenis penerbit yang mengeluarkannya. Jika tidak dipilah-pilah secara benar. Maka kita bisa-bisa beli buku yang sama fungsinya. Jadi mubadzir dan tidak sesuai dengan prinsip ekonomi keluarga bunda. Hehe.

Berangkatlah ke BBW disaat-saat yang tidak begitu ramai, dijam-jam orang bekerja/anak-anak sekolah. Di saat malam, atau sehabis subuh. Karena Bazar buku terbesar ini buka 24 jam, jadi akan ada banyak waktu pilihan bagi kita untuk meilih waktu yang lebih leluasa.

Aku Senanggg…heh
Alhamdulillah.. beli bukunya lebih terkontrol..:)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *