Tema blogger perempuan di hari ke tiga belas ini adalah soal gaya rambut sebenernya. Hanya saja kondisinya hampir sama saat membahas panci presto bagi bunda. Yaitu stuck… mau bahas apaa. selain gak begitu mengerti soal gaya rambut, menurut bunda gaya rambut itu soal selera. hehe.

Untuk gaya rambut bunda pribadi memilih sesuai kebutuhan dan gaya sendiri. Mau seperti apa. Mau panjangkah atau mau pendek, bunda sesuaikan dengan kebutuhan saat itu. Biasanya saat baru habis melahirkan, akan berbeda kebutuhannya disaat anak-anak sudah mulai besar. Gaya yang paling bunda senangi untuk rambut ya yang paling mood maunya apa saat itu. Jadi bingung kan mau bahasnya gimana.

Nah, biar lebih bermanfaat pembicaraan kita kali ini. Akhirnya bunda memutuskan untuk membahas bagaimana merawat rambut untuk wanita berhijab ala bunda. Lanjutt yaa…😉

Sebagai seorang wanita berhijab. Terkadang kita lupa memperhatikan kesehatan rambut kita. Karena merasa, “gak kelihatan ini”. “Ah, yaudah gapapa basah-basah juga pake hijab kan udah gak keburu”, dan sebagainya.

Merawat rambut membuat kita lupa ketika sudah berhijab. Yang biasanya ke salon bisa 5 kali dalam sebulan melakukan perawatan rambut. Tapi setelah memakai hijab, dalam setahun pun mungkin bisa dihitung jari kita merawat mahkota pemberianNya itu. Bahkan mungkin gak pernah sama sekali dalam setahun.

Nah, bagi bapak-bapak lagi-lagi ya ingatkan istrinya yang tengah sibuk mengurus rumah dan keluarga. “Mah, mau ke salon gak?”. Kalo istrinya ingin tetap tampil cantik dan menarik di rumah. Segar dipandang, membuat mata senang. Jangan lupa ya modali istrinya untuk bisa merawat apa yang dia miliki. Sekali-kali pas pulang kerja bapak-bapaknya bilang,

“Mah, kamu ke salon gih, itu uangnya udah papa transfer.” Atau, “kamu go massage sama go glam ya, tadi udah papa orderin di aplikasi.” Pasti deh, para istrinya di rumah bakalan senang dan bahagia dalam mengerjakan pekerjaan rumah tangga, bahagia merawat anak-anak di rumah. Gak bakalan ada nyanyian omelan di rumah. Dijamin. Hehehe, ada yang sudah coba?

Kalo kata salah seorang rekan semasa kerja dulu,

“Rawat dan jagalah your body. Selain karena pemberian Allah, kita sebagai wanita juga senantiasa harus merawatnya karena akan dipake lama loh”.

Hmmm, dulu sewaktu mendengar kata-kata itu bunda masih belum ngerti maksud dipake lama karena belum menikah. Tapi sekarang baru paham maknanya. Bakalan lama waktunya, kita harus membesarkan anak, mengurus rumah, mengurus suami. Dan seorang ibu itu bisa dibilang gak boleh sakit kan. Karena kalo udah sakit semuanya bakalan berantakan. Apalagi kalo anak-anak masih kecil dan jauh dari keluarga. Disitu tugas seorang ibu di rumah melatih kemandirian anak. Meski tetep ya, sakit itu anugerah dan pengingat dariNya.

Jadi jangan lupa ya, selalu menjaganya. Termasuk rambut atau mahkota wanita.

Jika gak sempat melakukan treatment rambut di salon. Kita bisa memilih salah satu alternatif lain seperti aplikasi online yang diundang tukang salonnya ke rumah. Atau melakukan treatment di rumah sendiri. Ini seru juga loh, selain hemat, juga ada bisa sambil merawat rambut biar tetap indah. Syukur-syukur dibantu sama pak suami ya. Main creambath2an berdua. Hehehe.

Tips merawat kesehatan dan keindahan rambut bagi wanita berhijab:

1.Selalu menyisir rambut setiap hari

2.Jangan memakai hijab disaat rambut masih basah. Keringkan terlebih dahulu.

3.Tetap mencuci rambut minimal 2 kali hari sekali ya. Untuk menjaga kebersihannya dan terhindar dari ketombe dan rambut yang lepek berminyak.

4.Memberikan waktu untuk rambut bisa bernafas. Salah satunya menggunakan hijab dan inner yang nyaman buat kepala. Dan Hindari menggunakan hijab 24 jam nonstop. Agar ada waktu untuk rambut bernafas. Jika memungkinkan.

Sekian tips singkat tentang merawatt rambut. Semoga bermanfaat.

2 Comments

  1. tips no 4 bener banget mbak. Saya pernah perjalanan Jakarta-Jogja 9 jam pake kereta, rambut berasa pada “sakit” saking kelamaan gak kasih waktu buat rambut bernapas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *