Backpacker 4 hari 3malam bersama dua balita itu rasanyaa…(gimana ya). Yuk, simak ceritanya.

Merencanakan liburan bersama 2 balita aktif tentu gak mudah. Apalagi liburan yang direncanakan dalam bentuk backpacker. Meskipun juga backpacker ala2 keluarga. Tapi tetap hal ini bukan sesuatu yang mudah, tetap perjalanan yang bakalan penuh dengan drama. Perlu trik dan tak tik jitu dalam menghadapinya.  

Perjalanan hari pertama: 

Berangkat sekitar jam 7.45 pagi dari bandara international minangkabau (BIM) menuju bandara KLIA malaysia. Kenapa kita memilih berangkat melalui KLIA?

Simple aja, karena tiket pesawat lebih murah via KLIA meski harus nyambung pesawat lagi. Tapi jatohnya tetep lebih murahh dibanding ke johor langsung. hahah. 

Saat keberangkatan dari BIM, masih muka bantal, karena kita berangkat pukul 03.00wib dari payakumbuh. Anak-anak udah mandi dua-duanya pukul 02.00 karena udah terbiasa jalan dini hari, jadi mereka udah terbiasa.

Nyampe sekitar pukul 09.30 waktu malaysia. Waktu tempuh di perjalanan sebenarnya cuma 45 menit. Karena perbedaan waktu kita dengan malaysia sekitar 1 jam. Harga Tiket pesawat sekitar 450ribuan satu org. Kami naik pesawat maskapai Air Asia. So far, aku ngerasa nyaman dan gak ada masalah sama maskapai ini. Apalagi untuk masalah on time nya.

Keluar imigrasi kami mencari makan dan beristirahat sebentar mengisi perut di salah satu tempat makan di KLIA2. Gak berasa habis makan dan ngobrol-ngobrol trus ke toilet. Udah pukul 12.30. Lalu kami lanjut ke lokasi pemberangkatan ke Johor. Pas-pasan banget waktunya nyampe di lokasi langsung beberapa menitnya berangkat. Jadi untuk kamu yang naik nanti di KLIA2. Perjalanan dari satu tempat ke tempat pemberangkatan yang lain itu cukup jauh ya. Biar gak dikejar-kejar waktu ada baiknya berangkat lebih awal. Meskipun masih di bandara yang sama. KLIA2 yang lumayan banget gedenya, perjalanannya cukup panjang. Kalo kamu bawa balita, di bandara tersedia stroller khusus anak, jadi jalannya enak sambil nenteng backpack atau meletakkannya di bawah stroller. Sampe pukul 13.40an di boarding room Ke johor bahru. Berangkat sekitar pukul 14.25, naik pesawat lebih awal, sekitar pukul 14.00an udah naik, dan sampai sekitar pukul 15.00 lebih kurang.

Sampai di KLIA2. Nyari makan dulu…padahal udah sarapan di bukittinggi. Tapi nyari makan siang meski baru jam 10an. Hehe. Pokoknya perut anak-anak harus terisi.

KLIA-Johor bahru sekitar 30menit. Bentar banget. Nyampe di bandara johor rasanya cukup berada di suatu bandara yang berbeda. Seperti bandara lama dan lokasinya lebih kecil. Harga Tiket pesawat sekitar 120an ribu per orang. Sangatt murah untuk ukuran naik pesawat. Kalo naik bus atau lainnya perjalanannya lumayan lama, sekitar 5-7jam dr KL ke johor. Karena jarak johor malaysia sebenarnya lebih jauh dibanding jarak SG-johor. Kalo mau naik bus lebih baik via singapura.

Tapi berhubung pada saat kami berangkat harga tiket lebih murah transit ke KLIA udh include to johor. Jadi kita ambil itu. Tapi kalo mau via Singapore jalur darat ke JHB (johor bahru), saran mending ke legoland dulu sih baru Jalan-jalan di singapore setelahnya.  

Maskapai Pesawat kita masih pake pesawat Air Asia ya. Dari awal sampai akhir kita gak menemukan kesulitan dan masalah berarti pas naik pesawat ini. Ontime banget, gak delay semenit pun.

Penerbangan aman lancar, smooth banget pas take off dan landing. Pelayanan oke dan ramah. (Dibanding citilink pas pulang ke padang sebelumnya). Minusnya cuma no bagasi aja. Kalo mau nambah bagasi bisa bayar lebih kurang 250an per-bagasi (20kg).

Dari bandara senai (Johor Bahru) bisa naik bus menuju legoland. Tapi karena busnya nunggu lumayan lama (datang 1x1jam). Kita memilih naik grabcar dengan biaya lebih kurang 39ringgit malaysia (sekitar 100ribuan), include tax. Dari bandara lebih kurang 30menitan.

Sampai sekitar pukul 16.00an di apartemen.

Kita menginap di apartemen afiniti yang lokasinya persis di depan legoland. Tinggal nyebrang. Biaya per malam lebih kurang 700ribuan. Murah banget untuk ukuran kamar dan ruangan yang kita dapatkan. Dapetinnya nyari promo-promo di airbnb.

Dengan fasilitas 2 kamar tidur :

1 kamar utama dengan view depan kamar legoland malaysia, plus kamar mandi di dalam.

1 kamar anak, dengan 2 bed. 1 bed queen size dan 1 bed anak ukuran single). Terdapat 1 kamar mandi lagi diluar.

Ada ruang keluarga, ruang makan, dan tempat bermain anak-anak. 

Dapur komplit dan bisa masak apa aja. Dilengkapi Water heater, kompor digital, microwave, periuk, panci, piring, sendok dan gelas semua adaa.

Terdapat ruang laundry di sebelah dapur. Bisa mencuci dan menggosok dan menjemur. Kemaren aku nyobain nyuci malam. Besok pagi udah kering semua. Karena suhu ruang ditempat laundry sangat pas buat menjemur.

Keesokan harinya kita baru ke legoland. Buka pukul 10pagi. Tapi kurang dari jam sepuluh pengunjung sudah pada datang ke lokasi, katanya ada sedikit pawai karnaval pembukaan. Tapi kita dateng pas pukul 10.00 jadi udah hampir selesai pembukaannya, cuma denger ending suara musiknya. Mulailah bereksplorasi di dalam.

Berhubung kita mainnya cukup heboh. Jadi gak semua bagian bisa kepoto. Cuma bagian-bagian yang emang bisa nganggur liatin anaknya kita poto.

Legoland tutup pukul 18.00 (kita sih gak bisa mengeksplore semua kemaren). Masih penasaran pengen balik lagi dengan trik yang pas. Hehe.

Tersedia banyak tempat makan dan yang pasti banyak yang halal (ini juga gak kepoto semua karena keburu laper😂, paling cuman ada di ig story ya). Senengnya di malaysia atau thailand gitu nyari susu anak-anak (soya) gak susahh. Malah dalam menu makanan anak yang kita makan di depan legoland (the chicken rice, minumannya soya).

Hikmah selama perjalanan:

Satu, Berusaha tetap mnjadi tim yg solid sama adha. Meski baru di hari pertama kita udah diuji dengan konflik.

Berusaha tetap tenang dan tegar. Tetap fokus karena niatnya bermain sama anak-anak.

Dua, melihat attitude orang disana yang memberi emphati bagi orang dewasa yang menggendong anak. Sering diberikan prioritas. Meski di tempat umum gak segan-segan langsung meminta maaf jika gak sengaja bersenggolan, sigap berdiri memberikan bangku prioritas. Bukan suatu hal yang kita pengenin dapet sih, cuma melihat sikap seperti itu membuat kita belajar untuk bisa mencontoh sikap-sikap yang baik yang kadang masih sangat jarang kita lihat di indonesia. Padahal katanya orang indonesia dulu ramah-ramah. Tapi gak tau sekarang. Hehe.

Di imigrasi johor aku sempat ditanya datang dalam rangka apa?

Lalu jawab liburan aja. Sambil tersenyum petugas itu bilang dengan logat melayu campur inggris SG.

“indonesia people nak cuti ke sini. Malay cuti ke sana”.

Begitulah kita satu sama lain saling memiliki rasa ingin tahu yang besar, bagaimana dan seperti apa sih negara orang. Bukan cuman sekedar ingin tahu wisatanya. Bukan sok-sok jalan-jalan ke luar. Tapi lebih dari itu, banyak nilai-nilai yang bisa kita ambil.

Seperti, saat berjalan tengah malam sekalipun, di SG masih ngerasa aman 

Sekian dulu untuk bahasan hari pertama dan kedua yang di johor atau legoland ya. Yang nungguin itinerary komplitnya bisa buka di blog suami www.khumpeni.com. Kompliiittt disana karena daya ingat suami lebih wah dari saya. Hahaha, kelamaan nulis jadi udah banyak lupa. Detail budget juga dia tuliskan di http://khumpeni.com/2019/07/09/persiapan-backpacker-ke-legoland-singapura/ .Lanjut nanti di cerita berikutnya. Backpacker 2 harian di SG. Untuk info lainnya misalkan kurang boleh lihat di highlight IG story ya.

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *